PASAL ?!

masi ada ka ya yang namanya pasal !?

aq baru tau kalo masi exist yg namanya pasal di bumi ini !!! trus knapa banyak betul?! ndada yang berinisiatif buat nyingkat kah ? atau bkin rangkumannya kek !? butek juga kita bca susduk dkk T_T

2nd Trip to “empang”

buset..mtorq kotor banget, habis tdi perjalanan…hollyyyy !!!

Bersih - bersih

eh,,ada bersih - bersih di sekolah. kok aq jadi sie konsumsi si ? gila juga tu yang milih. yang ada konsumsi abis dimulutq neh.ahahahhaaaa

EMPANG TENGAH HUTAN :

Kawan…

Tadi tu akhirnya nglakuin research. . .-bahasanya pak Eman. You know what kawan ? Pas kita ke BK, ternyata airnya tawar !!! –pdhal jelas2 asin kan ? nah loh ? air asin bisa jadi tawar itu gg lucu banget. Pasti ada sebab musababnya bukan ? Mungkin aja ternyata limbah rumah tangga bikin air jadi tawar, atau gg sesuatu yang ada di BK bisa bikin air asin jadi tawar. Kan krisis air di Bontang daerah pesisir bisa teratasi kalo gitu. Tapi nda tau juga sih. Sotak2 aja.hehe..

Jadi gini, kita –aq, desy, rey, sony- ama Bu Tutut ke headquarternya TNK. Nah loh ? di sana ktemu ama mba2 cantiiiiik banget ! hahahaaa, gg bosen deh di sana. :d dari sna kita di anter kesana sini gitu, kita yang milih lokasi. Lokasi kedua yang kita plih setelah BK tu Guntung. Da temen papa yang ngaku punya soalnya. Apalagi baru aja panen. Sedangkan tempat lain, nebar bibit aja pada gg berani krn pasang tinggi.

Nah loh ? kita ke Guntung deh. . .nanya kan ama orang bengkel. Sempayang kanan sempayang kanan.

”pak, tambak d sini mana y pak ?”

”empang dek ? ada di sana, sempayang kanan 500an meter”

”lewat mana pak ?”

”situ, lurus aja, trus nanti belok kanan kalo uda mentok”

”oo..makasih pak.”

Yasudah, kita berangkat kawan.pake sneaker, clana jeans, setelan masuk mall lah. Hahaaa, bego juga ni. Apalagi orang – orang TNKnya, make celana sm kemeja PNS, ma sepatu kulit mengkilat. Ahhahaaa… Jalan,. .kita masuk ke sempayang. Tanya lagi. Ternyata jalan kaki ! gg bisa naik mobil.,dan emang sih. Jalannya putus, belum di semen. Yasudah. . .mobil di parkir di rumah orang.nitip. kita turun.

100 meter. . .

200 meter. . .

300 meter. . .

-kok ujungnya belum keliatan – keliatan ya ??? Jalan terus, ampe mungkin 1km an, soalnya kita uda jalan lumayan, 15 menitan lah. Di atas jalan becek khas hutan gitu. Tanya ama orang lewat.

”pak2, empang di mana ya ?”

”oooooooo…jauh dek !!! di sana !” –sambil nunjuk gajelas gitu

”berapa jauh pak ?” –rada shock gmana gitu dhe..

”3 kiloan lah dek”

”?!”

Hyaaaahh..jalan lah kita sejauh 3 km kawan. Serasa main di la

capek. . .

capek. . .

skar pelangi sudah. Kek orang pedalaman – pedalaman gitu. Nggigitin ilalang, bawa – bawa daun ga jelas saking ndada hiburan selama jalan selain nyanyi sumbangnya rey. Hahahahaaa. 500an meter bulls**t !? yang 500 meter cuma jalan aspalnya aja. Ini ke sempayangnya jelas2 lebih lah !!! di tengah jalan kita ketemu mushola kawan ! tau yang tertulis di papan depannya ? ”MASJID AL-MUHAJIRINsempayang RT 15, DESA TELUK PANDAN, KEC. SANGATTA KUTIM” sekali lagi : KECAMATAN SANGATTA !!! Ha !!! kita uda ke kota sebelah!? YA AMPUN !? Sangatta ma Bontang tu beda ya !? sialan banget.

Tapi kawan. . .sampai di tambaknya. Aduh..

capek. . .

Kebayar deh capeknya kita jalan 3 km naik turun bukit nda jelas gitu. . . hamparan tambak alias empang tu ya. . .sumpah, berapa hektar itu. Wuiiiiiiiiiiiiiiihhh. Asik banget. Ada gubuk–gubuk kecil gitu di tepinya, buat yang jaga tambak. Trus di sekeliling tambak tu sungai. Sungainya itu di tengah–tengahnya kek ada jalur hijau gitu, dari pohon–pohon mangrove yang ditanam sendiri. Di atas air empangnya, sering satu–dua burung terbang rendah (emng pesawat ?) ih. Sumpah. Keren banget. Ga kebayang kalo itu kalimantan !!!! terus jauh di mato gitu, dibelakang scene tambaknya, ada hutan bakau rindaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaang banget !!!! WAH !!!! sumpah !!! gitu kita kenalan ma yang punya. Kita di tawarin bakar bandeng langsung dari tambaknya itu coba !? sayang lgi gg nyebar udang katanya. Katanya kalo udang di bakar, jauh lebih enak daripada bandengnya. Bah ! kebayar kawan ! jalan kaki 3 km ampe patah kakingesot-ngesot ampe tujuan gitu.

Maka berakhirlah perjalanan ini. . .

Eh, ga sih. Masih harus jalan lagi 3 km buat balik. . .HUA !?

perjalanan ini. . .terasa sangat. . .-nyanyi2 di jalan

Naskah Revisi, buat yg blum ada

BLACK OUT

(pemain di atas panggung, berdiri mematung)

وَإِمَّا يَنزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَانِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Dan jika setan mengganggumu dengan suatu gangguan, maka mohonlah perlindungan kepada Allah.Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

QS. Fussilat (41 : 36)

LAMPU MENYALA

(pemain tetap freeze, membentuk lingkaran)

Sajak Pembuka

Jika hampa tak ada. Dunia ini tak mungkin ada.

Bila bentuk adalah khayal, maka segalanya adalah remuk.

Bingkai semesta memeluk bintang, seperti kehidupan. Terselimuti langit

Aib dan kebahagiaan adalah mozaik kehidupan.

Jiwa, hati dan diri.

Semuanya, segalanya, hanya milik Allah tak sekalipun tertandingi

Sadarilah, tak satupun adalah milikmu.

Allah

Biarkanlah semua milikMu bersujud hanya padaMu

(pemain mulai bergerak, gerak improve, seakan bersenang – senang mengelilingi panggung )

Tangan – tangan hitam memeluk dengan erat. menancap dzalim dengan kuku nafsu, belenggu hati, dengan harapan palsu.

Tampak kebahagiaan maya di pelupuk mata. Butakan langkah, belokkan arah.

Sesat. Sesat beribu manusia di jurang nista, gelap, dalam, dan nyata.

Sadarkah ? Langkahmu itu telah berubah

Tak lagi di setapak yang seharusnya,

Sadarkah ? Langkahmu itu, walau kecil tapi tersendat

Ia telah berbalik arah.

(pemain mulai membentuk kelompok, tapi tetap dengan improve)

Mungkinkah kau lepaskan. . .

Mungkinkah kau lupakan. . .

Tapi memang, adalah fakta

Bahwa kesenangan, dan kepuasan amatlah membutakan. (freeze)

BLACK OUT

(Lampu menyorot pemain sketsa 1, dan pemain sketsa 1 bergerak sementara sketsa 2 dan 3 diam) – Wahyu, Bimo , Septi, Sasongko.

BLACK OUT

(Lampu menyorot pemain sketsa 2, pemain sketsa 2 bergerak, pemain sketsa 1 dan 3 diam) – Fien, Nur, Ivory, Abel, Nida

BLACK OUT

(Lampu menyorot pemain sketsa 3, pemain sketsa 3 bergerak, pemain sketsa 1 dan 2 diam) – Gopar, Reno, Reyno

LAMPU MENYALA DAN MENYOROT SELURUH PANGGUNG

(seluruh pemain mulai kembali bergerak bersama)

Narasi

Kawan, ingatlah akan kematian, maka cahya matamu, tak akan melihat kemaksiatan
ingatlah akan kematian dan pendengaranmu bisa melawan desahan kedurhakaan. Kawan, ingatlah akan kematian, insyaAllah lisanmu hanya untuk memperjuangkan kebenaran, ingatlah akan kematian, sehinggalangkah kakimu kan tegar, menapak setiap rintangan.

Ingatlah, kematian adalah urusan Allah, tak satupun dari kalian yang tahu, kapan kematian kan datang. Maka tunaikanlah wajibmu, tunaikanlah shalatmu

ADZAN

(seorang anak kecil berlalu dan mendatangi tiap sketsa.mengajak shalat dengan isyarat, tapi diacuhkan. Dan pada akhirnya ke tengah panggung untuk berteriak )

Anak Kecil (Herlin)

Di mana urat malu manusia dewasa ? Yang mengajarkan kebaikan pada anak – anak kecil, menegur anak – anak kecil. Apakah kini otak mereka telah mati ? Kebaikan yang mereka ajarkan mereka ingkari sendiri. Tuhan, bila menjadi dewasa ternyata seperti ini, aku ingin tetap begini. Tak teracuni, dan selalu mengingatMu

BLACK OUT, TIBA – TIBA LAMPU WARNA WARNI BERGANTI – GANTI DI ATAS PANGGUNG. (PEMAIN BERGERAK SEAKAN – AKAN GEMPA, DAN PADA AKHIRNYA JATUH DI PANGGUNG) sound ?

BLACK OUT

أَوَلَمَّاأَصَابَتْكُممُّصِيبَةٌقَدْأَصَبْتُممِّثْلَيْهَاقُلْتُمْأَنَّىهَذَاقُلْهُوَمِنْعِندِأَنْفُسِكُمْإِنَّاللّهَعَلَىكُلِّشَيْءٍقَدِيرٌ

Q.S Al-Baqarah (3:165)

Dan mengapa ketika kamu ditimpa musibah(pada peperangan Uhud), padahal kamu telah menimpakan kekalahan dua kali lipat kepada musuh-musuhmu (padapeperangan Badar) kamu berkata: “Dari mana datangnya(kekalahan) ini?” Katakanlah: “Itu dari (kesalahan)dirimu sendiri”. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Puisi

Di atas jalan yang tak berujung

Di bwah langit yang tak bertepi

Ku nanti hancurnya bumi

Ku jelang datangnya kiamat

Dunia ini

Yang tergenggam oleh nafsu

Dalam tiap langkah ku berfikir

Aku ini apa ?

Dosaku setinggi langit

Taubatku sepanjang jengkal

Ya Robbi,,

Akankah dosaku terampuni

Sementara surya semakin tua

Turuti perintahMu ya Rabb

Dan Bulan semakin renta

Dia tetap sujud padamu Ya Allah

Sementara aku

Aku dan sombongku

Ku umbar dosa tanpa hina

Ku buat sesat dan maksiat setan – setan tertawa

Menjijikkan. . .

Ingin ku lempar mereka

Dengan firman-firmanMu ya Allah

Tapi

Akankah bisa ?!

Sementara lidahku sudah terlalu kotor

Kotor dengan segala fitnah yang kusebar

Kotor dengan segala dusta yang kuucap

Kotor atas janji – janji yang tak terpenuhi

Akhirnya..

Hanya padaMu lah Ya Allah

Aku mohon petunjuk

Hanya diriMu lah Ya Allah

Segala kebenaran

Kuatkan hati ini

Untuk terus menanggapi apa yang terus saja bersembunyi

Di kala pikiran rasanya ingin bersembunyi

Dari sekedar harapan

Hello world!

Dare il benvenuto al mio blog!!! Contento lei vede questo, piace per favore. :)